Tampilkan postingan dengan label Free Download. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Free Download. Tampilkan semua postingan

Free Download Kisi-Kisi UAS SMP Kurikulum 2013 Kelas 7, 8, 9 Semester Ganjil 2014-2015

Free Download Kisi-Kisi UAS SMP Kurikulum 2013 Kelas 7, 8, 9 Semester Ganjil 2014-2015
  1. Kisi Soal Ujian PAI 7 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx  Download atau DISINI
  2. Kisi Soal Ujian PAI 8 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx  Download
  3. Kisi Soal Ujian PAI 9 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx  Download
  4. Kisi Soal Ujian Bhs. Inggris 7 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  5. Kisi Soal Ujian Bhs. Inggris 8 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  6. Kisi Soal Ujian Bhs. Inggris 9 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  7. Kisi Soal Ujian PKn 7 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  8. Kisi Soal Ujian PKn 8 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  9. Kisi Soal Ujian PKn 9 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  10. Kisi Soal Ujian IPA 7 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  11. Kisi Soal Ujian IPA 8 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  12. Kisi Soal Ujian Biologi 9 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
  13. Kisi Soal Ujian Fisika 9 Smt 1 SMP Kab. Malang.docx Download
http://smpkurikulum2013.blogspot.com/2014/11/free-download-kisi-kisi-uas-smp.html

Free Download Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs


Free Download Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs. Sudah punya kurikulum 2013 untuk SMP ? Mari kita diunduh biar tidak ketinggalan informasi. 

Organisasi Kompetensi, Tujuan Satuan Pendidikan, dan Struktur Kurikulum

A. Organisasi Kompetensi
Mata pelajaran adalah unit organisasi terkecil dari Kompetensi Dasar. Untuk kurikulum SMP/MTs, organisasi Kompetensi Dasar dilakukan dengan cara mempertimbangkan kesinambungan antarkelas dan keharmonisan antarmata pelajaran yang diikat dengan Kompetensi Inti. Berdasarkan pendekatan ini maka terjadi reorganisasi Kompetensi Dasar mata pelajaran sehingga Struktur Kurikulum SMP/MTs menjadi lebih sederhana karena jumlah mata pelajaran dan jumlah materi berkurang. 

Substansi muatan lokal termasuk bahasa daerah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Seni Budaya. Substansi muatan lokal yang berkenaan dengan olahraga serta permainan daerah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Sedangkan Prakarya merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri. 

Penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah sebagaimana yang dinyatakan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: 
a. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur; 
b. berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif; 
c. sehat, mandiri, dan percaya diri; dan 
d. toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab. 


Struktur Kurikulum 2013 untuk SMP dan MTs Menurut Kurikulum 2013
1. Struktur Kurikulum 
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. 

Struktur kurikulum juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum mengenai posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai pilihan.
Selain kegiatan intrakurikuler seperti yang tercantum di dalam struktur kurikulum diatas, terdapat pula kegiatan ekstrakurikuler SMP/MTs antara lain Pramuka (Wajib), Organisasi Siswa Intrasekolah, Usaha Kesehatan Sekolah, dan Palang Merah Remaja. 

Mata pelajaran Kelompok A adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat. Mata pelajaran Kelompok B yang terdiri atas mata pelajaran Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, dan Prakarya adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat dan dilengkapi dengan konten lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah. 

Satuan pendidikan dapat menambah jam pelajaran per minggu sesuai dengan kebutuhan peserta didik pada satuan pendidikan tersebut. 
Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Keduanya sebagai pendidikan berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu, dan pengembangan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan alam. Disamping itu, tujuan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial menekankan pada pengetahuan tentang bangsanya, semangat kebangsaan, patriotisme, serta aktivitas masyarakat di bidang ekonomi dalam ruang atau space wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ilmu Pengetahuan Alam juga ditujukan untuk pengenalan lingkungan biologi dan alam sekitarnya, serta pengenalan berbagai keunggulan wilayah nusantara. 

Seni Budaya terdiri atas empat aspek, yakni seni rupa, seni musik, seni tari, dan seni teater. Masing-masing aspek diajarkan secara terpisah dan setiap satuan pendidikan dapat memilih aspek yang diajarkan sesuai dengan kemampuan (guru dan fasilitas) pada satuan pendidikan itu. 
Prakarya terdiri atas empat aspek, yakni kerajinan, rekayasa, budidaya, dan pengolahan. Masing-masing aspek diajarkan secara terpisah dan setiap satuan pendidikan menyelenggarakan pembelajaran prakarya paling sedikit dua aspek prakarya sesuai dengan kemampuan dan potensi daerah pada satuan pendidikan itu.

2. Beban Belajar 
Beban belajar di SMP/MTs untuk kelas VII, VIII, dan IX masing-masing 38 jam per minggu. Jam belajar SMP/MTs adalah 40 menit. 

Dalam struktur kurikulum SMP/MTs ada penambahan jam belajar per minggu dari semula 32, 32, dan 32 menjadi 38, 38 dan 38 untuk masing-masing kelas VII, VIII, dan IX. Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar di SMP/MTs tetap yaitu 40 menit. 

Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan pengamatan, menanya, asosiasi, menyaji, dan komunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon peserta didik karena mereka belum terbiasa.Selain itu, bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar.


A. Kompetensi Inti
Kompetensi Inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu,gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotor) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills. 

Kompetensi Inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element)Kompetensi Dasar. Sebagai unsur pengorganisasi, Kompetensi Inti merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan organisasi horizontal Kompetensi Dasar. Organisasi vertikal Kompetensi Dasar adalah keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu kelas atau jenjang pendidikan ke kelas/jenjang di atasnya sehingga memenuhi prinsip belajar yaitu terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan antara konten yang dipelajari siswa. Organisasi horizontal adalah keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu mata pelajaran dengan konten Kompetensi Dasar dari mata pelajaran yang berbeda dalam satu pertemuan mingguan dan kelas yang sama sehingga terjadi proses saling memperkuat. 

Kompetensi Inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (Kompetensi Inti 1), sikap sosial (Kompetensi Inti 2), pengetahuan (Kompetensi Inti 3), dan penerapan pengetahuan (Kompetensi Inti 4). Keempat kelompok itu menjadi acuan dari Kompetensi Dasar dan harus dikembangkan dalam setiap peristiwa pembelajaran secara integratif. Kompetensi yang berkenaan dengan sikap keagamaan dan sosial dikembangkan secara tidak langsung (indirect teaching) yaitu pada waktu peserta didik belajar tentang pengetahuan (Kompetensi Inti 3) dan penerapan pengetahuan (Kompetensi Inti 4).

B. Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar adalah konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. Mata pelajaran sebagai sumber dari konten untuk menguasai kompetensi bersifat terbuka dan tidak selalu diorganisasikan berdasarkan disiplin ilmu yang sangat berorientasi hanya pada filosofi esensialisme dan perenialisme. Mata pelajaran dapat dijadikan organisasi konten yang dikembangkan dari berbagai disiplin ilmu atau non disiplin ilmu yang diperbolehkan menurut filosofi rekonstruksi sosial, progresifisme, atau pun humanisme. Karena filosofi yang dianut dalam kurikulum adalah eklektik seperti dikemukakan di bagian landasan filosofi, maka nama mata pelajaran dan isi mata pelajaran untuk kurikulum yang akan dikembangkan tidak perlu terikat pada kaedah filosofi esensialisme dan perenialisme. 

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah yang merupakan satu kesatuan ide masing-masing mata pelajaran dimuat dalam dokumen ini adalah:
1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Agama dan Budi Pekerti 
  • Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 
  • Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti 
  • Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti 
  • Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti 
  • Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti 
  • Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti 
2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 
3. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia 
4. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Matematika 
5. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Ilmu Pengetahuan Alam 
6. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial 
7. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Bahasa Inggris 
8. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Seni Budaya 
9. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 
10. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Prakarya 

Ada 3 Pilihan Untuk Link Download :
referensi:penelitiantindakankelas.blogspot.com

Free Download Buku Guru dan Buku Siswa Mapel Prakarya Terbaru 2014

http://smpkurikulum2013.blogspot.com/2014/08/free-download-buku-guru-dan-buku-siswa.html
Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru 2014/2015 akan segera dimulai tanggal 14 Juli 2014 mendatang, namun di beberapa sekolah belum ada (belum datang) buku pegangan yang akan dijadikan buku bahan ajar, baik buku siswa maupun buku guru.

Buku pegangan siswa dan buku pegangan buku guru untuk tahun ajaran 2014/2015 berbeda dengan buku yang dipakai pada tahun sebelumnya. Buku pegangan tahun 2013/2014 sudah tidak berlaku lagi. Ceritanya setelah direvisi dan ditinjau kembali kemudian diadakan perbaikan, maka terbitlah buku pegangan yang akan dipakai pada tahun 2014 ini.

Berangkat dari permasalahan di atas, kali ini akan kami sediakan link download untuk buku guru dan buku siswa yang dapat Anda download secara gratis. Untuk sementara kami sediakan buku siswa semester 1 dan buku guru yang bisa dipakai baik semester 1 maupun semester 2. 
Demikian Free Download Buku Guru dan Buku Siswa Mapel Prakarya Terbaru 2014, semoga bisa membantu dan semoga bermanfaat.

Free Download Silabus Prakarya Kelas 7 dan Kelas 8

http://smpkurikulum2013.blogspot.com/2014/08/free-download-silabus-prakarya-kelas-7.html
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.

Keberadaan silabus menjadi sangat penting, hal ini karena alur pembuatan RPP harus mengacu pada silabus yang telah dibuat dalam satu paket dalam kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 guru tidak harus membuat silabus, tinggal membuka atau mendownload yang sudah disediakan dari pemerintah.

Berikut link download silabus Prakarya Kelas 7 dan Kelas 8 untuk Anda, silahkan.
Selamat berkarya, semoga sukses.

Kategori

Kategori